Perbandingan Algoritma Kriptografi Hash MD5 dan SHA-1

  • M. Hamdani Santoso Universitas Medan Area
  • Nardianti Dewi Girsang Universitas Medan Area
  • Heldawaty Siagian Universitas Medan Area
  • Agung Wahyudi Universitas Medan Area
  • Bunaya Arthavia Sitorus
Keywords: Kriptografi, HASH, MD5, SHA-1, MESSAGE DIGGEST

Abstract

Keamanan selalu menjadi perhatian di bidang Teknologi Informasi, terutama di lingkungan cloud. Salah satu peran utama dalam keamanan informasi adalah hash Kriptografi. Algoritma hash, yang juga disebut algoritma intisari pesan digunakan untuk menghasilkan intisari pesan khusus untuk pesan acak. Algoritma Hashing diklaim sebagai elemen penting dalam bidang kriptografi dan praktik keamanan. Hashing memiliki properti satu arah, dan karena properti inilah mereka diangap memiliki peran yang besar dalam memberikan integritas pesan dan penyimpanan kata sandi. Algoritma hash digunakan secara luas terutama dalam otentikasi login dan memverifikasi integritas pesan. Dalam hal ini, algoritma hash dapat membantu menjaga integritas pesan. Pada penelitian ini digunakan algoritma hash MD5 dan SHA-1. Algoritma hash MD5 memiliki 32 bit karakter, sedangkan SHA-1 memiliki 40 bit karakter. Dalam ilmu kriptografi, dua algoritma hash tersebut digunakan untuk melindungi informasi yang rawan disalahgunakan terutama username dan password. Algoritma hash MD5 memiliki waktu proses lebih cepat dari pada algoritma hash MD5 dengan perbandingan waktu kecepatan rata-rata untuk MD5 adalah 0.1635s dan SHA-1 adalah 0.164s.

Published
2020-01-24