Implementasi Metode Linear Congruent Method (LCM) pada Simulasi Ujian Akhir Sekolah Menengah Kejuruan Lolomatua

  • Senima Bulolo STMIK Pelita Nusantara
  • Anita Sindar Sinaga STMIK Pelita Nusantara
Keywords: Ujian Online, Metode LCM, Soal Acak

Abstract

Teori pengacakan (chaos) merupakan materi penelitian bidang keamanan informasi. Pelaksanaan ujian secara komputerisasi memberikan dampak positip dalam hal meminimalisasi biaya dan perolehan hasil koreksi ujian yang cepat. Simulasi bidang komputer mempelajari sistem secara numerik, dilakukan pengumpulan data untuk melakukan estimasi statistik untuk mendapatkan karakteristik asli dari sistem. Simulasi penting diterapkan terutama jika diharuskan untuk melakukan eksperimen dalam rangka mencari komentar terbaik dari komponen-komponen sistem pada perangkat yang digunakan. Pelaksanaan ujian secara tertulis membutuhkan banyak peralatan, seperti alat tulis, kertas dan tenaga guru untuk mengoreksi hasil ujian. Proses ujian dapat dilakukan oleh siswa melalui komputer secara langsung terhubung pada network. Untuk mencegah kecurangan, maka urutan soal ujian diacak. Metode yang dapat digunakan untuk mengacak urutan soal adalah Linear Congruential Method (LCM). Soal diacak sehingga setiap siswa memperoleh urutan soal yang berbeda. Penelitian menggunakan metode LCM untuk melakukan pengacakan terhadap urutan soal ujian. Pengacakan algoritma LCM dimulai dengan pemilihan nilai kunci LCM, yaitu nilai a, b dan m agar pengacakan dapat berjalan dengan sempurna. Nilai kunci digunakan berbeda-beda di dalam sistem, sehingga setiap siswa memperoleh urutan soal yang tidak sama. Penerapan simulasi menghasilkan nilai ujian yang dapat diketahui langsung setelah siswa menyelesaikan proses ujian. Aplikasi hasil rancangan dapat digunakan untuk menyelenggarakan ujian sekolah secara komputerisasi dengan pengacakan soal berdasarkan pada metode LCM.

Published
2020-01-24