https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/issue/feedSemantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)2020-03-04T01:18:00+00:00Muhammad Khoiruddin Harahapchoir.harahap@yahoo.comOpen Journal Systems<p>JURNAL SUMMARY</p>https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/60Perancangan Aplikasi Laporan Kinerja Program Studi - Akreditasi Program Studi (LKPS-APS) di Universitas Medan Area2020-01-23T21:51:06+00:00Rizki Mulionorizkimuliono@gmail.comJuanda Hakim Lubisjuandahakim@gmail.comNurul Khairinanurulkhairina27@gmail.com<p>Universitas Medan Area (UMA) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta tertua di sumatera utara, yang didirikan oleh Haji Agus Salim Siregar pada tahun 1983. Rektor pada tahun 2018 adalah Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Sc., M.Eng. UMA telah lama dikenal oleh masyarakat luas sebagai universitas dengan kuat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara<em>. </em>Dalam perkembangan saat ini UMA telah banyak memiliki program studi sejumlah 16 Prodi baik Sarjana, Magister dan Doktor. Universitas medan area juga termasuk aktif dalam mengembangkan aplikasi sistem informasi dalam mempermudahkan dosen dan pegawai dalam pengumpulan dokumen baik itu sistem RPS, RKTS, EKTS dan lain sebagainya. Namun seringkali ketika sebuah prodi akan melakukan akreditasi banyak dokumen dan pengisian daftar borang akreditasi sulit dikumpulkan dan diselesaikan karena rutinitas tridarma para dosen sehingga waktu untuk melakukan pengarjaan bersama baik rapat dan lainnya sangat jarang bisa dilakukan. Dengan program PKM DIYA yang di berikan oleh UMA tulisan ini menjelaskan sebuah rancangan aplikasi sistem informasi untuk pengumpulan, pengisian berkas dan barang bukti dokumen Laporan Kinerja Prodi - Akreditas Program Studi (LKPS-APS) dengan mengikuti IAPS 4.0 integrasi 9 Kriteria Standart yang membantu dan mempermudah proses akreditasi Prodi nantinya di Universitas Medan Area.</p>2020-01-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/61Analisis Glycemic Index Pola Makanan dengan Metode Perceptron2020-01-23T21:57:27+00:00M Fakhrul Hirzihirzy95@gmail.com<p>Nutrisi dari setiap makanan dan minuman dalam kehidupan sehari-hari sangat mempengaruhi kadar gula dalam darah, seperti karbohidrat serta jumlah insulin dalam tubuh. Dalam kehidupan modern ini banyak swalayan yang menjual makanan dan minuman buatan pabrik, yang pada umumnya banyak mengandung gula dalam jumlah yang tinggi. Dalam ilmu kesehatan<em>, Glycemic Index</em> merupakan acuan untuk mengukur kadar gula dalam darah. Pada penelitian ini, digunakan metode jaringan syaraf tiruan Perceptron. Metode Perceptron ini akan digunakan untuk mengenali pola makanan yang memiliki kadar <em>Glycemic Index</em> rendah, menengah dan tinggi. Metode Perceptron dapat mengenali pola dengan bobot, bias, dan target yang ditetapkan, apabila nilai <em>output</em> sudah sama dengan target, maka pembelajaran akan berhenti dan dapat diperoleh sebuah kesimpulan. Dalam uji coba pengenalan pola terhadap beberapa sampel makanan dengan kadar <em>Glycemic Index</em> rendah, menengah, dan tinggi, diperolehlah pernyataan bahwa susu kedelai memiliki <em>Glycemic Index</em> yang rendah, sedangkan bubur kacang hijau dan nasi memiliki <em>Glycemic Index</em> yang tinggi. Dari penelitian yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa jaringan Perceptron dapat mengenali pola dengan ketepatan 100%.</p>2020-01-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/62Analisis Algoritma K-Nearest Neighbors dalam Prediksi Waktu Kelulusan Mahasiswa2020-01-23T22:05:51+00:00Rizki Mulionorizkimuliono@gmail.comJuanda Hakim Lubisjuandahakim@gmail.comNurul Khairinanurulkhairina27@gmail.com2020-01-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/54Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall Pada SMA Kemala Bhayangkari I Medan2020-01-24T01:05:52+00:00Jamaludin Jamaludinjamaludin@polgan.ac.idRomindo Romindoromindo4@gmail.com2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/63Modifikasi Myszkowski Transposition Cipher dengan Chess Board Pattern2020-01-24T10:41:43+00:00Nurul Khairinanurulkhairina27@gmail.comMuhammad Khoiruddin Harahapchoir.harahap@yahoo.com<p>Keamanan sebuah pesan rahasia menjadi tujuan utama dalam pengembangan bidang ilmu kriptografi. Dalam ilmu komputer, matematika kerap kali digunakan dalam pembentukan algoritma kriptografi klasik maupun kriptografi modern. Algoritma <em>Myszkowski Transposition Cipher </em>merupakan salah satu algoritma kriptografi klasik dengan jenis algoritma transposisi yang menerapkan permutasi matematika. Pada penelitian ini, peneliti memodifikasi algoritma <em>Myszkowski Transposition Cipher </em>dengan <em>Chess Board Pattern</em>. Enkripsi dan dekripsi dengan <em>Chess Board Pattern</em> dilakukan dengan mengikuti pola papan catur berwarna hitam putih. Kombinasi algoritma <em>Myszkowski </em>dengan <em>Chess Board Pattern</em> menghasilkan variasi pola enkripsi dan dekripsi yang beragam, sehingga proses enkripsi dan dekripsi menjadi lebih rumit. Hal ini juga dapat meningkatkan keamanan pesan rahasia dari pihak yang tidak terlibat.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/56Analisis Metode Bayes dalam Identifikasi Varietas Buah Rambutan2020-01-24T10:44:40+00:00Surya Gunturguntur@polgan.ac.idMuhammad Rhifky Wayahdimuhammadrhifkywayahdi@gmail.com<p>Tanaman rambutan (<em>Nephelium lappaceum</em>) family <em>Sapindaceae</em> adalah tanaman asli Indonesia dan negara jiran Malaysia. Selain rambutan, ada lebih kurang 1999 jenis anggota keluarga tanaman rambutan di dalam filum keluarga <em>Sapindaceae</em>. Terdapat banyak varietas rambutan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, untuk itu diperlukan suatu cara untuk mengidentifikasi jenis buah rambutan tersebut dengan mudah. Sistem pakar adalah salah satu cara untuk memecahkan permasalahan tersebut. Sistem pakar adalah cabang kecerdasan buatan yang menggunakan pengetahuan (<em>knowledge</em>) khusus untuk memecahkan masalah pada level <em>human expert</em>/pakar. Metode <em>bayes </em>merupakan salah satu metode yang digunakan untuk ketidakpastian data yang dihitung menjadi data pasti dengan membandingkan antara data dan tanpa data. Hal ini yang mendasari penulis untuk menganalisis metode <em>bayes </em>dalam mengidentifikasi varietas buah rambutan. Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa Metode <em>bayes</em> dapat diterapkan dalam sistem pakar untuk mengidentifikasi varietas buah rambutan dengan tepat serta dapat mengatasi ketidakpastian dalam penyelesaian masalah. Pengujian dengan membandingkan hasil perhitungan metode secara manual dengan perhitungan dengan sistem menunjukkan persentase perbedaan 0% yang menandakan tingkat keakurasian sistem sebesar 100%.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/49Klasifikasi Citra Ikan Berformalin Menggunakan Metode k-NN dan GLCM2020-01-24T10:51:28+00:00Ayu Pariyandaniayupry8@gmail.comDiah Ayu Larasatidiahayularasati2235@gmail.comEka Pirdia Wantiekapirdiawanti@gmail.comMuhathir Muhathirmuhathir@staff.uma.ac.id<p>Pada dasarnya ikan merupakan makanan yang tinggi protein sehingga banyak masyarakat Indonesia mengkonsumsi ikan sebagai asupan protein untuk kesehatannya. Ikan juga tersebar diseluruh perairan Indonesia, hal ini menyebabkan sebagian masyarakat Indonesia berprofesi sebagai nelayan. Hal tersebut membuat jumlah Ikan yang ditangkap juga semakin banyak. Dengan banyaknya jumlah ikan tersebut, banyak para penjual ikan yang mencari cara agar ikan yang belum terjual tidak cepat membusuk. Mungkin ada beberapa penjual yang menggunakan Formalin untuk membuat ikan dagangannya tidak busuk. Oleh karena itu dibuat system untuk mengenali ikan yang segar dengan ikan yang berformalin dengan menggunakan metode GLCM dan K- NN. Dengan menggunakan metode ini kita dapat mengenali ikan segar sebagai ikan segar sebesar 53% dan ikan berformalin dikenali sebagai ikan yang berformalin sebesar 92%.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/51Kombinasi Algoritma Kriptografi Transposisi Rail Fence Cipher dan Route Cipher2020-01-24T11:00:18+00:00Nardianti Dewi Girsangnardiantidewigirsang@gmail.comHeldawaty Siagiansiagianheldawaty@gmail.comM. Hamdani Santosohamdanisantos123@gmail.comAgung Wahyudiagungwah006@gmail.comBunaya Arthavia Sitorusarthaviasitorus@gmail.com<p><strong>Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari tentang keamanan data. Dimana keamanan data ini memiliki peranan yang sangat penting. Pertukaran data teks secara digital melalui jaringan internet publik telah banyak dilakukan. Seiring meningkatnya perkembangan dunia teknologi, sistem pengamanan yang canggih terhadap suatu data sangat diperlukan. Dalam pertukaran data yang sering terjadi, terdapat berbagai variasi data, mulai dari perbedaan besaran dan jenisnya. Ada data yang bersifat rahasia seperti data pribadi, Negara, maupun Organisasi. Kerahasian tersebut sangat perlu dijaga agar tidak ada orang yang menyalahgunakannya. Pada penelitian ini akan dilakukan Kombinasi Algoritma Kriptografi Transposisi <em>Rail Fence Cipher </em>dan <em>Route Cipher</em> untuk mengetahui seberapa persen tingkat keamanan pesan yang dihasilkan. Kombinasi <em>Rail Fence Cipher</em> dan <em>Route Cipher</em> bekerja dengan cara mengenskripsikan pesan terlebih dahulu dengan <em>Rail Fence Cipher</em>, selanjutnya cipherteks di enkripsi kembali menggunakan <em>Route Cipher. Rail Fence Cipher</em> dan <em>Route Cipher</em> mempunyai sifat penyandian yang lemah jika penerapannya dilakukan secara individu. Hasil Kombinasi <em>Rail Fence cipher</em> dan <em>Route Cipher</em> menghasilkan cipherteks yang lebih rumit dan sulit dipecahkan. </strong><strong>Pengujian terhadap 13 karakter plainteks, tingkat kekuatan cipherteks yang dihasilkan mencapai 52%, sedangkan saat pengujian terhadap 23 karakter plainteks, tingkat kekuatan ciphertext mencapai 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin panjang karakter yang digunakan untuk mengamankan sebuah informasi, maka semakin tinggi tingkat keamanan data yang dihasilkan.</strong></p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/52Perbandingan Algoritma Kriptografi Hash MD5 dan SHA-12020-01-24T11:17:45+00:00M. Hamdani Santosohamdanisantos123@gmail.comNardianti Dewi Girsangnardiantidewigirsang@gmail.comHeldawaty Siagiansiagianheldawaty@gmail.comAgung Wahyudiagungwah006@gmail.comBunaya Arthavia Sitorusarthaviasitorus@gmail.com<p>Keamanan selalu menjadi perhatian di bidang Teknologi Informasi, terutama di lingkungan <em>cloud</em>. Salah satu peran utama dalam keamanan informasi adalah <em>hash</em> Kriptografi. Algoritma <em>hash</em>, yang juga disebut algoritma intisari pesan digunakan untuk menghasilkan intisari pesan khusus untuk pesan acak. Algoritma <em>Hashing</em> diklaim sebagai elemen penting dalam bidang kriptografi dan praktik keamanan. <em>Hashing</em> memiliki properti satu arah, dan karena properti inilah mereka diangap memiliki peran yang besar dalam memberikan integritas pesan dan penyimpanan kata sandi. Algoritma <em>hash</em> digunakan secara luas terutama dalam otentikasi <em>login</em> dan memverifikasi integritas pesan. Dalam hal ini, algoritma <em>hash </em>dapat membantu menjaga integritas pesan. Pada penelitian ini digunakan algoritma <em>hash</em> MD5 dan SHA-1. Algoritma <em>hash</em> MD5 memiliki 32 bit karakter, sedangkan SHA-1 memiliki 40 bit karakter. Dalam ilmu kriptografi, dua algoritma <em>hash</em> tersebut digunakan untuk melindungi informasi yang rawan disalahgunakan terutama <em>username</em> dan <em>password</em>. Algoritma <em>hash MD5</em> memiliki waktu proses lebih cepat dari pada algoritma hash <em>MD5</em> dengan perbandingan waktu kecepatan rata-rata untuk <em>MD5</em> adalah 0.1635s dan <em>SHA-1</em> adalah 0.164s.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/53Implementasi Metode Linear Congruent Method (LCM) pada Simulasi Ujian Akhir Sekolah Menengah Kejuruan Lolomatua2019-11-11T14:41:01+00:00Senima Bulolosenimanbulolo@gmail.comAnita Sindar Sinagahaito_ita@yahoo.com<p>Teori pengacakan <em>(chaos) </em>merupakan materi penelitian bidang keamanan informasi. Pelaksanaan ujian secara komputerisasi memberikan dampak positip dalam hal meminimalisasi biaya dan perolehan hasil koreksi ujian yang cepat. Simulasi bidang komputer mempelajari sistem secara numerik, dilakukan pengumpulan data untuk melakukan estimasi statistik untuk mendapatkan karakteristik asli dari sistem. Simulasi penting diterapkan terutama jika diharuskan untuk melakukan eksperimen dalam rangka mencari komentar terbaik dari komponen-komponen sistem pada perangkat yang digunakan. Pelaksanaan ujian secara tertulis membutuhkan banyak peralatan, seperti alat tulis, kertas dan tenaga guru untuk mengoreksi hasil ujian. Proses ujian dapat dilakukan oleh siswa melalui komputer secara langsung terhubung pada <em>network</em>. Untuk mencegah kecurangan, maka urutan soal ujian diacak. Metode yang dapat digunakan untuk mengacak urutan soal adalah <em>Linear Congruential Method (LCM).</em> Soal diacak sehingga setiap siswa memperoleh urutan soal yang berbeda. Penelitian menggunakan metode LCM untuk melakukan pengacakan terhadap urutan soal ujian. Pengacakan algoritma LCM dimulai dengan pemilihan nilai kunci LCM, yaitu nilai a, b dan m agar pengacakan dapat berjalan dengan sempurna. Nilai kunci digunakan berbeda-beda di dalam sistem, sehingga setiap siswa memperoleh urutan soal yang tidak sama. Penerapan simulasi menghasilkan nilai ujian yang dapat diketahui langsung setelah siswa menyelesaikan proses ujian. Aplikasi hasil rancangan dapat digunakan untuk menyelenggarakan ujian sekolah secara komputerisasi dengan pengacakan soal berdasarkan pada metode LCM.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/47Penerapan Model UTAUT untuk Mengetahui Perilaku Dosen dalam Menggunakan E-Learning2020-01-24T11:33:04+00:00Sudarto Sudartosudarto@mikroskil.ac.idZulpa Salsabilazulpa.salsabila@mikroskil.ac.id<p>STMIK-STIE Mikroskil merupakan salah satu pendidikan tinggi di kota Medan yang telah menerapkan eLearning sejak tahun 2008. E-learning diimplementasikan dalam bentuk blended learning, yakni perpaduan metode belajar tatap muka di dalam kelas dengan tatap muka secara online (1). Untuk mengetahui sejauh mana penerimaan pengguna terhadap E-learning memerlukan suatu pendekatan evaluasi yang mampu menganalisa faktor-faktor yang menentukan penerimaan E-learning. Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) merupakan hasil evaluasi delapan model user acceptance terkemuka yang diintegrasikan ke dalam model yang baru. Proses Integrasi User Acceptance tersebut dilakukan oleh para ahli sebelumnya karena munculnya kebingungan dalam menggunakan model untuk menganalisis user acceptance. Model UTAUT merupakan sebuah model penerimaan teknologi yang akan tepat digunakan sebagai model evaluasi e-learning. Konstruk dari model UTAUT, yaitu: harapan kinerja, harapan usaha,pengaruh sosial, dan kondisi fasilitas terhadap niat untuk menerima e-learning. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi serta bukti empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku para dosen di STMIK-STIE Mikroskil dalam penggunaan e-learning.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/48Klasifikasi Citra Wayang Dengan Menggunakan Metode k-NN & GLCM2020-01-24T11:42:53+00:00Boy Sandyboyzsandie12@gmail.comJohannes K Siahaanjohanneschrist28@gmail.comPrayogi Permanaprayogipermana11@gmail.comMuhathir Muhathirmuhathir@staff.uma.ac.id2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/40Rancang Bangun Sistem Penunjang Keputusan Pemberian Kredit Mikro pada Cabang Bank SUMUT dengan Metode SAW2020-01-24T11:46:16+00:00M Fadlan142113720@students.mikroskil.ac.idPrasetyo Aditia Winangun142113215@students.mikroskil.ac.idRin Rin Meilani Salimrinrin.meilani@mikroskil.ac.idFerawaty Ferawatyferawaty@mikroskil.ac.id<p>Salah satu perusahaan yang menjalankan perkreditan mikro adalah Bank SUMUT. Bank SUMUT merupakan perusahaan yang bergerak di bidang keuangan yang bersifat devisa dan jumlah pemohonnya sebanyak satu juta yang tersebar diwilayah Sumatera Utara. Setiap terjadinya pemberian kredit harus dilakukan penyaringan data yang merupakan kewajiban dari seorang account officer (AO). Walaupun sistem masih berjalan dengan baik, namun kendala dalam hal internal menjadi penghambat dalam pemberian kredit. Perlunya sistem yang mendukung dalam pemberian kredit mikro merupakan kunci penting untuk menghasilkan suatu keputusan yang akurat sehingga bisa meminimalisir kesalahan pemberian kredit kepada pemohon. Tujuan dari skrpsi ini adalah membangun sistem yang dapat membantu seorang pimpinan perusahaan dalam membrikan kredit pada nasabah berdasarkan kriteria yang diinginkan. Dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) pengambilan keputusan untuk pemberian kredit menjadi lebih akurat dikarenakan metode ini memiliki kelebihan dibandingkan metode lain yaitu pada kemampuannya untuk melakukan penilaian secara lebih tepat yang didasarkan pada nilai kriteria dan bobot preferensi yang sudah ditentukan. Dan juga dapat memudahkan dalam melihat setiap laporan analisis keuangan pada sistem.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/46Pengembangan Bahan Ajar MOREL (Modul Elektronik) Berbasis APPS Android2020-01-24T11:57:13+00:00Defi Pujiantodhelphie@yahoo.co.idKadarsih Kadarsihkadarsih.mail@gmail.com<p>The learning process of students at AMIK AKMI Baturaja still uses textbooks as a learning medium that has not yet led to the digital generation, namely the process of learning using smartphones and based on electronic documents. He problem faced is that the Digital Generation or Z cannot be separated anymore from a Smartphone so that if given a learning method using Textbook, it becomes bored. Besides students are already lazi reading modules in the form of text, the focus of the digital generation is Smartphone. To overcome these problems, it is needed an application development of Morel Teaching Materials (Electronic Modules) based on Android Apps in the hope that it will provide a lot of convenience for students as well as lecturers, as well as the achievement of learning objectives applied by every course on the AMIK AKMI campus in Baturaja. The research method used is the waterfall method while the data collection techniques used are observation, interview and documentation techniques. The results of this study are Morel applications (electronic modules) based on Android Apps. Analysis of the successful implementation of the application implementation development of Morel teaching materials (electronic modules) on AMIK AKMI Baturaja based on Android APPS using the HOT Fit Model method. From the results of the student and lecturer quisoners with 61 respondents the 53.22% results answered agree while 11, 40% answered strongly agree which means the implementation of the electronic module is good.</p>2020-01-24T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/55Pengaruh Perputaran Piutang Usaha Terhadap Return on Asset (ROA) pada Politeknik Ganesha Medan2020-01-25T11:11:58+00:00Diding Kusnadydidingkusnady@polgan.ac.idRika AdillaRika05adila@gmail.com<p>Return On Asset (ROA) pada Politeknik Ganesha Medan. Hasil dari penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran piutang usaha terhadap adanya hubungan antara variable dependen dengan variable independen yang memiliki nilai koefisien determinsasi (KD) sebesar 52% yan berarti bahwa pengaruh perputaran piutang berkontribusi hanya 52% terhadap pengembalian aktiva. Kemudian untuk pengujian dengan uji normalitas, data berdistribusi secara normal dimana nilai asymp.sig berada diatas 0,05 yaitu sebesar 0,200 dan diperkuat dengan adanya grafik P-Plot dengan asumsi jika data menyebar disekitar garis diagonal maka data berdistribusi normal. Namun data tidak berpengaruh signifikan saat dilakukannya pengujian dengan Uji-T (Parsial), data bernilai negative dengan nilai -13,46% dan diperkuat dengan T hitung yang bernilai lebih kecil daripada T tabe sehingga menyatakan H0 diterima dan H1 ditolak yang berarti tidak adanya pengaruh perputaran piutang terhadap ROA. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa perputaran piutang usaha tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengembalian aktiva (ROA).</p>2020-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/43Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Kepemilikan Saham, Umur Perusahaan, dan Ukuran KAP terhadap Audit Delay2020-01-25T11:15:34+00:00Thetty Surienty Rajagukguktheresiathetty@gmail.com2020-01-25T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)https://semantika.polgan.ac.id/index.php/Semantika/article/view/64Aplikasi E-Library dengan Menggunakan Flipbook Animasi pada Perpustakaan Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara2020-03-04T01:18:00+00:00Nurgahara Ramadhani Siregarramadhanigahara@gmail.comMhd Zulfansyuri Siambatonzulfansyuri@ft.uisu.ac.id<p>Perpustakaan merupakan bagian dari sumber belajar yang harus dimiliki oleh setiap universitas. Begitu juga Universitas Islam Sumatera Utara Fakultas Teknik memiliki perpustakaannya sendiri. Perpustakaan Universitas Islam Sumatera Utara masih menggunakan sistem manual, Dengan jumlah mahasiswa lebih dari 500 mahasiswan, Maka sistem manual menjadi tidak efisien lagi dan akan menghambat pelayanan tersebut. Proses perancangan sistem informasi ini dilakukan dengan menggunakan bahasa pemograman php, dan menggunakan Database Management System yaitu MySql sebagai penampung alat daya buku yang akan di upload ke web. Setelah dilakukan perancangan, Maka dihasilkan sebuah sistem informasi yang berbasis web. Yang dimana perpustakaan manual menjadi perpustakaan online atau e-library. Kelebihan program ini yaitu dapat memudahkan pegawai dan mahasiswa dengan cepat mengakses e-library untuk pencarian referensi secara efektif.</p>2020-03-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Semantika (Seminar Nasional Teknik Informatika)